SEJARAH FORMULA 1
Seri Formula Satu berakar pada seri grand prix motor Eropa pada sekitar 1920-an dan 1930-an. Sejumlah organisasi pembalap grand prix membuat sejumlah aturan dan kejuaraan dunia sebelumperang Dunia ke II. Dengan alasan penundaan karena peperangan,kejuaraan dunia pembalap tidak diformalkan sampai1947 dan berlangsung untuk pertama kalinya pada 1950. Kejuaraan dunia konstruktor kemudian menyusul pada 1958. Balapan Formula Satu tanpa digelar diselenggarakan selama bertahun-tahun setelah itu akantetapi, karena membengkaknya biaya ,kompetisi ini berakhirpada awal 1980-an
Nama olahraga ini, Formula Satu, mengindikasikan bahwa ini merupakan olaharaga yang paling maju dan kompetitifdi antara balapan mobil formula ini
Awal Kompetisi
Gelar juara dunia formula satu pertama kali dimenangkan oleh pembalap GIUEPPE FARINA dengan mobilnya ALFA ROMEO tahun 1950,dengan mengalahkan rekan setimnya, pembalap argentina JUAN MANUEL FINGiO. Akan tetapi ,fingio memenangkan gelar juara dunia 1951 dan empat kali pada enam bulan berikutnya. Fangio kemudian menjadi legenda yang mendominasi tahun-tahun pertama kompetisi Formula Satu.
Tahun 1962, Lotus memperkenalkan mobil dengan rangka alumuniu myang dikenal dengan istilah monocuque yang menggantikan rangka tubular tradisional. Penemuan ini kemudian menjadi langkah kemajuan teknologi besar sejak penemuan mobil mid engines. Tahun 1968 dengan lotus yang mengecat “Imperial tobacco” di mobilnya.
Aerodinamika gaya tekenan kebawah (down force) secara perlahan memainkan peranan penting dalam perancangan mobil, dimulai dengan munculnya aerofil tahun 1960-an. Akhir tahun 1970-an, lotus memeperkenalkan aerodinamika efek tanah(ground effect) yang menghasilkan gaya tekanan yang bagus sehingga meningkatakan kecepata ditikungan (konsep ini pernah diuji coba sebelumnya oleh jim hall dengan tim indy-car-nya pada tahun 1960-an ).
Kepopuleran
Awal 1990 ditandai dengan diperkenalkannya alat bantu elektronik, seperti power teering , traction control,dan gearbox semi otomatis. FIA,karenanya banyaknya komplain mengenai hasil balapan ditentukan oloeh teknologi dibandingkan keahlian pembalap, melarang beberapa alat bantu tersebut 1994. Walaupun demikian banyak pengamat berpendapat bahwa larangan atas alat bantu pembalap tersebut tidak berarti sekali karena FIA tidak mempunyai teknologi atau metode untuk menghilangkan fitur-fitur tersebut dari kompetisi.
Tim McLaren dan Williams mendominasi balapan 1980-an dan 1990-an. Honda dan McLaren mendominasi banyak pada 1980-an, sementara tim Williams yang diperkuat denganmesin renault memenangi beberapa gelar juara dunia pertengahan 1990-an. McLaren kemudian kembali pada akhir 1990-an . pertarungan antara legenda sennab dan prost menjadi pusat perhatian pada musim 1988 da berlanjut sampai akhir 1993 ketika prost menyatakan pensiun. Ayrton Senna secara tragis meninggal dunia pada tabrakan Grand Prix F1 San Marino 1994. Sejak itu banyak langkah diambil FIA untuk meningkatkan standar keamanan. Tidak ada pembalap yang tewas di balapan sejak saat itu
F1 Modern
Banyak rekor telah dipecahkan pada kompetisi di Abad ke-21, khususnya ditangan pembalap jerman MICHAEL SCHUMACHER dan pembalap spanyol FERNANDO ALONSO. Awal tahun 2000 merupakan tahun mendominasi Michael Schumacherdan tim ferari. Pada tahun 2001,schumachermemecahkan rekor kemenangan terbanyak, rekor sebelumnya dipegang oleh Alain Prost, dengan 51 kemenangan. Pada tahun 2002 ,schumacher mencatat rekor klaim juara paling awal dengan menjuarai Grand Prix F1 Prancis 2002 pada bulan Juli tahun itu. Tahun 2003.schumacher mengklaim gelar juara dunianya yang ke-6, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya Juan Manuel Fangio yang memegang gelar juara dunia lima kali. Rekornya sekarang adalah 7 gelar juara dunia. Tahun 2003 Fernando Alonso menjadi pembalap termuda yang menepati posisi pertama (pole position)saat memimpin babak kulifikasi pada Grand Prix F1 diMalaysia 2003. Pada tahun itu juga ia menjadi pembalap termuda yang menjuarai Seri Grand Prix ketika ia menjuarai seri Hungaria.
Beberapa seri balapan di abad ke-21 juga mempunyai beberapa kontroversial dan skandal. Pada seri Australia tahun 2002, RUBENS BARICHELLO ,rekan setim schumacher di ferari yang sedang memimpin diperintahkan untuk membiarkan schumacher untuk mengabil alih pimpinan lomba. FIA kemudian merespons dengan melarang team order diperaturan yang baru. Pada Grand Prix F1 Amerika Serikat 2005 di sirkuit Indianapolis, kompetisi hanya diikuti tiga tim dari keseluruhan 10 tim ketika pabrikan ban Michelin menginformasikan bahwa ban buatannya tidak cukup aman digunakan dalam lomba sehingga menyebabkan semua tim yang menggunakannya bannya tidak mengikuti lomba. Hal tersebut disebabkan FIA menolak untuk mengganti peraturan mengenai ban.
Awal tahun 2000, administrasi Formula Satu pimpinan BERNIE ECCLESTONE membuat sejumlah merek dagang termasuk logo resmi dan situs web resmi untuk memberikan Formula Satu identitas perusahaan.
Tahun 2005 menandakan berakhirnya mesin era 10 silinder yang digunakan selama lebih dua dekade. Mesin baru bersilinder 8 direncanakan untuk diperkenalkan pada awal musim kompetisi 2006.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar